Home » » Sofwat di PPP Djan Faridz

Sofwat di PPP Djan Faridz

Written By Unknown on Jumat, 13 Maret 2015 | 03.53

BANJARMASIN – Selain dualisme kepengurusan Partai Golkar, yang membuat ramai dunia perpolitikan Indonesia adalah dualisme kepengurusan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

DPW PPP Kalsel sendiri telah menyatakan bergabung dengan kubu Ketua Umum Romahurmuziy (Romi) hasil Muktamar Surabaya. Meski demikian, ternyata ada tokoh Kalsel yang berseberangan, yakni Sofwat Hadi yang menjadi Ketua DPP kubu Ketua Umum Djan Faridz hasil Muktamar Jakarta.

Kepada Radar Banjarmasin, Sofwat yang merupakan mantan senator utusan Kalsel ini menjelaskan, bahwa DPP PPP Kubu Romi saat ini tidak lagi diakui oleh pemerintah. Hal ini setelah SK Menkumham tertanggal 28 Oktober 2014. Namun SK tersebut oleh PTUN Jakarta telah dibatalkan demi hukum. Kemudian Menkumham sebagai pihak tergugat mengajukan banding ke PT TUN termasuk juga DPP PP Kubu Romi sebagai pihak Tergugat Intervensi.


“Jadi Romi tidak bisa lagi menggunakan SK itu,” ucapnya saat dihubungi Radar Banjarmasin, kemarin.
Sofwat menambahkan, meski pihaknya secara hukum lebih diuntungkan, namun Kubu Djan Faridz belum akan membuka pendaftaran bakal calon gubernur atau bupati dan walikota di Kalsel. Alasannya karena masih ada sengketa yang belum tuntas di DPP PPP.


“Kami belum buka pendaftaran, kasihan kalau ada bakal calon mendaftar padahal sengketa belum selesai nanti calon yang dirugikan,” imbuhnya.


Sofwat memberikan contoh jika PPP membuka pendaftaran kemudian seorang kandidat mendapatkan dukungan dari PPP dan mampu memenuhi syarat 20 persen kursi di DPRD tapi ternyata kemudian PPP digugurkan karena masalah internalnya belum beres maka kandidat akan rugi. DPP PPP kubu Djan Faridz baru akan membuka pendaftaran setelah ada keputusan yang berkekuatan hukum tetap.


“Putusan kan belum inkrah, masih ada upaya hukum baik dari Kemenkumham maupun Kubu Romi,” ujarnya.


Terpisah, Sekretaris DPW PPP Kalsel Asbullah meminta kepada para bakal calon yang sudah mendaftar ke PPP baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota agar tidak perlu khawatir terhadap masalah dualisme kepengurusan DPP PPP. DPW PPP Kalsel akan tetap memproses para bakal calon yang sudah mendaftar.


“Kandidat tidak perlu khawatir karena proses masih panjang. Setelah ini masih ada banding juga,” pintanya.
Asbullah juga meminta kepada para bakal calon agar tidak ragu. DPW PPP Kalsel juga sudah memberikan informasi kepada para bakal calon. “Supaya jangan sampai ada yang terpengaruh dengan informasi yang tidak tepat,” ucapnya.


Nama-nama bakal calon yang sudah terdaftar menurut Asbullah akan diproses dalam waktu dekat. Ia menegaskan, DPW PPP Kalsel tidak akan membuka pendaftaran bakal calon lagi. “Hampir pasti kita tidak akan buka pendaftaran lagi,” pungkasnya.
Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : DINAMIKA PERSATUAN
Copyright © 2015. dinamika persatuan - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger