JAKARTA - Kepala Pusat Meteorologi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Mulyono Prabowo, mengatakan saat ini wilayah DKI Jakarta dan kota penyangga lainnya sedang mengalami musim pancaroba.
"Musimnya sedang mengarah kemusim kemarau akan terjadi kemarau beberapa hari, lalu akan diguyur hujan sehari, dan pada saat itu akan ada petirnya," ujar Mulyono saat berbincang dengan Okezone, Jumat (20/3/2015).
Menurutnya, hal itu lantaran adanya transisi uap air yang menyebabkan jeda sehingga tidak terjadi pengumpulan awan dalam beberapa hari." Dan setelahnya akan muncul potensi hujan yang menjadikan adanya petir," sambungnya.
Untuk itu, sambung Mulyono, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. Karena pada musim pancaroba seperti ini riskan timbul berbagai penyakit.
"Bisanya pada kondisi seperti ini perubahan panas mendadak dan riskan terkena penyakit, seperti flu. Diharapkan agar asupan cairan lebih diperhatikan karena kondisi cuaca cukup terik," paparnya.
Perubahan panas yang mendadak akan terjadi perbedaan yang cukup tinggi pada siang atau sore hari. "Kecenderungan perubahan suhu udara cukup tinggi, perubahan itu bisa terjadi hingga 5 derajat celcius dan akan berubah-ubah pagi, siang dan sore hari dan ini terjadi tidak merata," pungkasnya.
0 komentar:
Posting Komentar