Washington -- Hillary Clinton, mantan ibu negara dan menteri luar negeri AS, Minggu (12/4) secara resmi mengumumkan mencalonkan diri sebagai presiden AS pada pemilihan 2016.
"Saya mencalonkan diri sebagai presiden," ujar Hillary dalam vido yang diposting di situs kampanye.
Hillary akan berusaha mengamankan nominasi dirinya dari Partai Demokrat, setelah kegagalan pahit atas Barrack Obama tujuh tahun lalu.
"Saya ingin memenangkan nominasi ini untuk warga biasa AS, dan memerangi jalan mereka untuk kembali dari kesulitan ekonomi," demikian Hillary.
Setiap hari, masih menurut Hillary, orang AS perlu pemenang. Ia ingin menjadi pemenang itu, agar tidak sekadar mendapatkan tapi juga bisa memajukan.
Hillary Clinton adalah politisi besar ketiga yang secara resmi mengumumkan pencalonan diri sebagai penguasa Gedung Putih berikut. Sebelumnya adalah Senator Ted Cruz dan Rand Paul dari Partai Republik.
Marco Rubio, juga dari Partai Republik, akan mengumumkan pencalonannya Senin (13/4) waktu setempat, atau Selasa (14/4) WIB.
Jeb Bush, mantan gubernur Florida dan sauara George W Bush, diharapkan meneruskan kejayaan dua Bush sebelumnya, dengan mencalonkan diri.
Presiden Barrack Obama menyebut Hillary Clinton sebagai kandidat yang tangguh pada tahun 2008. "Dia juga menteri luar negeri yang luar biasa, dan dia teman saya," ujar Obama.
Persoalan paling menarik bagi Hillary Clinton adalah bagaimana dia berkampanye tanpa mengkritik incumbent. Jika dia tidak melakukannya, dan di sisi lain Obama membantu kampanye-nya, publik akan sampai pada kesimpulan Hillary Clinton dipastikan akan mengulang kesalahan-kesalahan Obama ketika menjadi presiden.
0 komentar:
Posting Komentar